Rabu, 25 September 2013

Mengunjungi Museum Sonobudoyo




Tak jauh dari Keraton Yogyakarta, tepatnya di bagian utara alun-alun utara keraton terdapat juga sebuah museum yang sayang untuk dilewatkan. Mungkin bagi sebagian besar orang mengunjungi sebuah museum adalah sebuah hal yang sangat membosankan dan kurang menghibur. Tapi tak ada salahnya kan mengunjungi museum sekalian merasakan atmosfer kejayaan masa lalu. Pencetus berdirinya Museum Sonobudoyo adalah sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali dan Lombok, yang bernama Java Institut. Ketika memasuki ruangan hal yang pertama dilihat adalah seperangkat alat gamelan, jika mau Anda bisa belajar gamelan secara singkat yang dipandu oleh guide yang bertugas di museum ini.

Museum ini memiliki koleksi budaya yang cukup lengkap. Didalamnya memamerkan barang-barang tembikar dari zaman Neolitikum, arca-arca dan benda-benda perunggu dari abad VIII sampai abad X yang merupakan kelengkapan dari candi-candi di wilayah Yogyakarta dan Jawa TengahBerbagai jenis batik, wayang dan topeng, gamelan, pusaka-pusaka, atau senjata yang berusia tua yang merupakan peninggalan budaya masyarakat Jawa dan bahkan koleksi budaya Bali terdapat disini. 








Di beberapa sudut ruangan juga terdapat layar touchscreen yang bisa digunakan sebagai pemandu, yang menjelaskan tentang beberapa koleksi yang berada di dalam ruangan. Tetapi sayang ada beberapa barang yang tidak jelas bahkan tidak ada keterangan yang jelas menerangkan barang-barang yang dipamerkan.



Di sudut lain terdapat ruang pameran yang berisikan kerajinan perak yang berasal dari wilayah Kotagede Yogyakarta. Sungguh indah menikmati barang-barang kerajinan perak tersebut.




Ada sebuah ruang yang katanya berisi beberapa koleksi perhiasan, yang dinamakan Ruang Emas, hanya sayang ruangan itu sedang dalam proses renovasi, atau mungkin gara-gara ada kasus pencurian koleksi museum yang sempat hangat diberitakan, entahlah.



Di salah satu area museum tersebut ada sebuah bangunan yang mirip dengan gapura khas Bali beserta dengan pendopo di dalamnya sehingga suasana Bali yang kental akan sangat terasa ketika memasuki ruangan ini, lengkap dengan sebuah balai di dalamnya.



Di bagian luar museum terdapat beberapa arca, entah itu hanya replika atau arca asli. Di antara arca-arca tersebut terdapat juga sebuah bangunan pintu gerbang yang mirip dengan bangunan yang berada di Kotagede Yogyakarta.




Untuk mengunjungi museum ini biaya masuk yang dikenakan sebesar 3000 rupiah per orang. 
Untuk jadwal bukanya museum adalah 
Selasa - Kamis pukul 08.00-14.00 WIB
Jumat pukul 08.00-11.00 WIB
Sabtu-Minggu pukul 08.00-13.00 WIB
Hari Senin dan hari besar atau libur nasional tutup

Museum Kereta Keraton, Garasi Koleksi Kereta milik Keraton Yogyakarta


Tak jauh dari alun-alun utara dan bersebelahan dengan bangunan keraton Yogyakarta tepatnya di sisi barat keraton terdapat sebuah museum yang sayang untuk dilewatkan. Museum Keraton Yogyakarta adalah sebuah museum kecil yang dikelola oleh Keraton Yogyakarta yang menyimpan beberapa koleksi kereta kencana yang dimiliki keraton, dahulu tempat ini disebut sebagai garasinya kereta-kereta milik keraton. Biaya masuk untuk mengunjungi keraton ini adalah sebesar 3000 rupiah per orang plus 1000 rupiah untuk ID foto (bagi yang membawa kamera). Jam buka museum sendiri mulai pukul 08.30 sampai dengan pukul 16.00. Guide lokal pun disediakan jika ingin lebih mengetahui lagi tentang informasi koleksi kereta yang ada di museum ini. Sekali lagi guide di sini sistem bayarnya seikhlasnya dari si pengunjung. Ada baiknya menyewa guide untuk lebih mengetahui cerita dan latar belakang kereta yang ada di museum ini.




Semua kereta di sini semuanya memiliki nama tersendiri dan memiliki fungsi masing-masing. Jadi kereta di sini tak semabranagan digunakan, biasanya penggunaan kereta tergantung dengan acara yang diselenggarakan oleh keraton. Di museum ini tersimpan kereta-kereta dari jaman penjajahan yang sebagian besar tempat pembuatannya dari negara Eropa. Sangat eksotis melihat mahakarya-mahakarya ini. Sebagian kereta masih digunakan oleh keraton dalam gelaran-gelaran budaya ketika Keraton Yogyakarta sedang punya hajatan. Semua koleksi masih terawat dengan baik. Rata-rata kereta yang ada di sini buatan dari Eropa. Sebagian kereta sudah mengalami renovasi baik cat maupun bagian interior kereta, namun sebagian juga masih banyak yang asli.




Setiap kereta pasti ada tanda khusus seperti negara pembuat yang terdapat di as roda, tahun pembuatan yang berada di bodi kereta maupun interiornya, lambang keraton yang menandakan kereta ini milik sultan yang ke berapa. Ada hal unik di salah satu lambang ini, saat dipotret tanpa cahaya dan dilihat dengan mata biasa goresan lambang ini tampak kusam, tapi ketika dipotret dengan menggunakan flash lambang ini terlihat begitu hidup.



Ada yang unik di museum ini karena ada sebuah kereta yang dikeramatkan dan diberikan sekat khusus yang letaknya dipisahkan dengan kereta-kereta yang lain. Di antaranya adalah Kereta Garuda Yeksa yang biasa disebut kereta kencana, karena hiasan yang ada di kereta dini dilapisi oleh emas dan di atasnya terdapat simbol seperti mahkota yang terbuat dari emas juga. Kaca yang terdapat hampir di semua kereta terbuat dari kristal. Kereta lainnya adalah Kereta Roto Praloyo yang digunakan untuk mengangkut jenazah Sultan dari Keraton menuju Imogiri.



Ada satu kereta yang diistimewakan di tempat kereta keramat ini, yakni kereta yang bernama Kanjeng Nyai Jimad. Dari namanya saja sudah istimewa karena kereta yang lain diberi nama Kyai. Bentuknya sangat indah dan mirip dengan kereta cinderela yang ada di dongeng-dongeng dengan bagian depan seperti ada sebuah patung wanita yang menyangga kereta tersebut dan diberi untaian bunga. Ketika memasuki ruangan di mana kereta ini diletakkan dan juga saat akan memotret kereta ini di pemandu selalu memberikan semacam salam sungkem guna meminta izin kepada penunggu kereta ini. Konon katanya kereta ini hanya digunakan oleh Sultan dan Kanjeng Ratu Kidul. Hingga saat ini setipa bulan suro kereta ini masih dijamasi/dibersihkan. Kata pemandu juga tiap memotret kereta ini, berebeda orang akan berbeda pula hasilnya.



Mistik tentang ratu pantai selatan memang masih kental di wilayah Yogyakarta. Lepas percaya atau tidak tentang cerita tersebut, namun keindahan kereta-kereta milik keraton ini sayang untuk dilewatkan.

Selasa, 24 September 2013

doa agar tidak mengantuk

 
 









doa yang lain biar gak ngantuk::
 "Bismillahhirrahmaanirraahim
Inna rabbakumullaahulladzii khalaqassamawaati wal ardhi
fii sittati ayyaamin tsummas tawaa 'alal 'arsyi
ila minal muhsiniin"

 

Rabu, 18 September 2013

Cara Sholat Hajat

Cara Sholat Hajat

Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang dilakukan karena adanya suatu hajat, keinginan atau keperluan tertentu, baik keperluan yang berhubungan dengan duniawi ataupun ukhrawi. Sholat adalah doa. Ketika seseorang ingin keinginannya dikabulkan oleh Allah swt, maka ia sholat dan berdoa. Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang lebih dikhususkan untuk memohon kepada Allah swt agar dikabulkan segala hajat. Allah swt berfirman, “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat.” (QS. Al Baqarah:45)

Dalam menyempurnakan ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai suatu keinginan, Insya Allah dengan melakukan sholat Hajat Allah akan mengabulkan doa dan keinginan tersebut. Doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal adalah kewajiban umat muslim dalam menyikapi banyaknya tuntutan hidup di dunia. Dalam surat Al Baqarah:45 di atas, selain sholat kita diperintahkan juga untuk sabar. Oleh karena itu, sholat Hajat dan memohon kepada Allah dapat kita lakukan setiap hari dengan khusyuk serta tanpa rasa bosan bila keinginan itu belum dikabulkan. Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (Sholat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad)

Waktu sholat Hajat tidak tertentu, namun tidak diperbolehkan mengerjakan sholat Hajat pada waktu yang dilarang seperti setelah sholat Ashar dan setelah sholat Subuh. Sholat Hajat dilakukan sendiri, tidak berjamaah. Banyaknya rakaat dalam sholat Hajat yaitu minimal dua rakaat dan maksimal sebanyak dua belas rakaat. Dalam pelaksanaanya, jika dikerjakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya.

Berikut ini tata cara sholat Hajat:

1.      Niat sholat Hajat di dalam hati: Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala (“aku niat sholat sunah hajat karena Allah”). Lalu Takbiratul Ihram.
2.       Membaca doa Iftitah, dilanjutkan dengan surat Al Fatihah kemudian membaca surat  alikhlas sebanyak 50 X
3.      Ruku’ sambil membaca Tasbih tiga kali
4.      I’tidal sambil membaca bacaannya
5.      Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali
6.      Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya
7.      Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali
Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas,kemudian baca surat al-ikhlas sebanyak 50X  kemudian Tasyahhud akhir, setelah selesai maka membaca salam dua kali. Jika dilaksakan sebanyak Dua rakaat,jika anda mengerjakan dengan 4 Rokaat dua kali salam maka pada rokaat pertama baca surat al-ikhlas sebanyak 10 X,rokat kedua 20 X ,rokaat ketiga 30X dan rokaat ke empat 40 X Total sebanyak 100X.




Setelah selesai sholat Hajat bacalah dzikir

1.      Membaca Sholawat Nabi sebanyak 100X
2.      Membaca bacaan “ISTIGHFAR” sebanyak 100 X
3.      Membaca  bacaan “TASBIH ” sebanyak 100 X
4.      Membaca bacaan “HAMDALLAH” sebanyak 100 X
5.      Membaca bacaan “ALLAHUAKBAR”sebanyak 100X
6.      Membaca bacaan “KALIMAT TAUHID” sebanyak 100 X
7.      Membaca bacaan Surat Al-Ikhlas sebanyak 11X
8.      Membaca bacaan Surat Al-Falaq sebanyak 11X
9.      Membaca bacaan Surat Al-Annas sebanyak 11X
10.        Membaca bacaan Surat Ayat Kursi sebanyak 11X
11.       Membaca bacaan “HAUQOLAH” Sebanyak 100 X
12.  Membaca bacaan “HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIL NI’MAL MAULA WANIKMAN NASIR” Sebanyak 100 X
Setelah Berdzikir kemudian doa ( sampaikan hajat yang anda inginkan )atau anda juga bisa membaca doa setelah sholat hajat seperti di bawah ini :

Doa setelah sholat hajat:

“Laa ilaaha illallahul haliimul kariimu subhaaanallahi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. As ‘aluka muujibaari rahmatika wa ‘azaaima maghfiratika wal ghaniimata ming kulli birri wassalaamata min kulli itsmin. Laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illaa farajtahu walaa haajatan hiya laka ridhan illa qodhaitahaa yaa arhamar raahimiin.”

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang”



Faedah kalimah “TAUHID” antara lain :

  1. Aman dari siksa Allah
  2. Dihindarkan dari bancana
  3. Dileburkan Dosa-Dosanya
  4. Di jamin masuk surga
  5. Diangkat derajatnya
  6. Dijauhkan dari kemiskinan
  7. menghilangkan kesukaran dari segala macam urusan dunia
  8. Dapat menerangi orang mati di dalam kubur

Faedah Bacaan “TASBIH” antara lain :

  1. Menghapus Dosa-dosa kecil
  2. Diberi tambah kebajikan dan diangkat derajatnya
  3. mendapat kenikmatan di surga
  4. memperlancar jalanya rizki
  5. memperoleh segala yang di hajati
  6. menghilangkan kekecewaan
  7. Sama dengan sedekah

Faedah Membaca “ISTIGHFAR” antara lain :

  1. Diampuni dosa-dosanya
  2. Memperlancar jalanya rizki
  3. menghilangkan kesusahan dan terhindar dari kesempitan
  4. Dijamin termasuk golongan ahli surga

Faedah Membaca “HAUQOLAH” antara lain :

  1. menghilangkan kesusahan dan kesedihan
  2. merupakan tanaman surga yang kelak  di petiknya sendiri
  3. merupakan obat dari segala macam penyakit
  4. menjaga kenikmatan
  5. Dijauhkan dari kemiskinan

Faedah Membaca “HAMDALAH” antara lain :

  1. mendapatkan berkah dalam semua urusan yang dikerjakan
  2. Semakin bertambah nikmat yang diterima dari Allah
  3. Mendapat Ridho dari allah
  4. menyebabkan kekalnya kenikmatan yang diterima
  5. Mendapatkan kemulyaan di surga



Khasiat “AYAT KURSI” antara lain :

  1. Dapat menghindarkan gangguan setan dan orang yang dhalim
  2. Dapat mendatangkan hajat
  3. Untuk menghilangkan banyak dahak
  4. terbebas dari gangguan impian yang menyeramkan
  5. Menyembuhkan orang gila
  6. untuk menyembuhkan segala penyakit
  7. Untuk keselamatan dalam perjalanan
  8. untuk melebur dosa-dosa kecil

Khasiat-khasiat Surat “AL-FATIHAH” antara lain :

  1. Untuk menghilangkan sifat lupa
  2. Untuk menyembuhkan segala penyakit
  3. Untuk menyembuhkan penyakit mata
  4. Untuk penawar racun kalajengking

Khasiat-khasiat Surat “AL-IKHLAS” antara lain :

  1. Untuk mencapai segala yang dimaksud
  2. menghindarkan dari semua bala bencana
  3. Selamat dari para orang yang rakus
  4. Terhindar dari rasa lapar dan dahaga
  5. terhindar dari fitnah dan siksa kubur
  6. mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat

Cara SHOLAT DHUHA

SHOLAT DHUHA


Tata Cara Sholat Dhuha Niat dan Keutamaan Shalat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha, Niat dan Keutamaan Shalat Dhuha. Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik. Waktu shalat dhuha kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur dengan niat shalat dhuha.


Tata Cara Sholat Dhuha Niat dan Keutamaan Shalat Dhuha

Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam. Berikut penjelasan tata cara, niat, rahasia dan keutamaan mengerjakan shalat Dhuha :

A. Tata Cara Shalat Dhuha

* Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram :

“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’alaa.”

* Membaca doa Iftitah
* Membaca surat Al-Fatihah
* Membaca satu surat didalam Al-Quran
- Surat Asy-Syams
- Surat Al-Lail
- Surat Adh-Dhuha
- Surat Al Insan
- (Atau surat Al-Quran yg lainnya)

* Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
* I’tidal dan membaca bacaanya
* Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
* Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya
* Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
* Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.



Doa yang dibaca setelah shalat dhuha:

“Ya Allah, bahwasanya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu”.

“Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi , keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh”.
 

“Allaahumma innad dhuha dhuhaauka, wal-jamaala jamaaluka, wal-qudrota qudratuka, wal-’ishmata ‘ishmatuka. In kaana rizqii fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kaana fissamaa’i fa anzilhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, bi haqqi dhuhaaika wa jamaalika wa qudratika, ya Allah”.

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya masa pagi ini adalah masa pagiMU, keindahan ini adalah keindahanMU, kuasa ini adalah kekuasaanMU, kenyamanan ini adalah kenyamananMU. Seandainya rizki saya tersembunyi di dalam bumi maka keluarkanlah, jika di langit turunkanlah, jika haram bersihkanlah, berkat kesejatian masa pagiMU, keindahanMU, dan kekuasaanMU, ya Allah.”

B. Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha

Hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala”.
(HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:

Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.

Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?”

Mereka menjawab; “Ya!”

Rasul saw berkata lagi:
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.”
(Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.”
(Shahih al-Jami`: 634)

4. Memeroleh ganjaran di sore hari

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:

Allah ta’ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya”.
(Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”.

(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

5. Pahala Umrah

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…”
(Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:

“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..”
(Shahih al-Jami`: 6346).

6. Ampunan Dosa

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Dengan mengetahui tata cara, niat dan keutamaan shalat Dhuha diatas, semoga menjadi pedoman untuk selalu melaksanakan shalat sunah dhuha dengan benar. Dengan niat karna Allah, semoga mendapat pahala dan tempat yg baik di akhirat nanti.

Cara SHOLAT TAHAJJUD

 SHOLAT TAHAJJUD
Shalat Tahajud  adalah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu malam, dimulai selepas isya sampai menjelang subuh.

Jumlah rakaat pada shalat ini tidak terbatas, mulai dari 2 rakaat, 4, dan seterusnya.


A. Pembagian Keutamaan Waktu Shalat Tahajud

Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00 sampai jam 22.00

Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00

Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh.

B. Niat shalat tahajud:

Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah”

C. Doa yang dibaca setelah shalat tahajud:

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dalam hadits Bukhari dinyatakan, bahwa rasulullah jika bangun dari tidurnya di tengah malam lalu bertahajud membaca doa:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Sumber : http://ahmadshared.blogspot.com/2013/03/doa-shalat-tahajud.html#ixzz2fJO7Lf6d
Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati walardhi wa man fiihin, wa lakal hamdu laka mulkus samaawaati wal ardhi wa man fiihin, wa lakal hamdu nuurus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu antal haqqu wa wa’dukal-haqqu wa liqaa’uka haqqun wa qauluka haqqun wal-jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wan-nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, waass’atu haqqun. Allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu, wa maa a’lantu antal muqaddimu wa antal mu’akhiru la ilaaha illa anta aula ilaaha gairuka wa laa haula quwwata illa billah.

Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu segala puji. Engkaulah penegak langit dan bumi dan alam semesta beserta segala isinya. Bagi-Mulah segala puji, pemancar cahay langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji, Engakaulah yang haq, dan janji-Mu adalah benar, dan surge adalah haq, dan neraka adalah haq, dan nabi-nabi itu adalah haq, dan Nabi Muhammad adalah benar, dan hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mulah kami berserah diri (bertawakal) kepada Engkau jualah kami kembali, dan kepada-Mulah kami rindu, dan kepada engkaulah kami berhukum. Ampunilah kami atas kesalahan yang sudah kami lakukan dan sebelumnya, baik yang kami sembunyikan maupun yang kami nyatakan. Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan Tuhan ynag terakhir. Tidak ada Tuhan melainkan Engkau Allah Rabbul alamin. Tiada daya upaya melainkan dengan pertolongan Allah.”

 D. Setelah itu, perbanyaklah membaca istigfar sebagai berikut:

Astagfirullaahal azhim wa atuubu ilaiih

Artinya: “Kami memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya”

 E. Keutamaan Shalat Tahajud

Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat.” (HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad saw:

“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam.” (HR Muslim)

Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:

Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji. (QS Al-Isra’: 79)

Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)

 F. Kiat Mudah Shalat Malam/Qiyamullail

Agar kita diberi kemudahan bangun malam untuk melakukan shalat malam, cobalah tips-tips berikut ini:

1.     Aturlah aktivitas di siang hari agar malamnya Anda tidak kelelahan. Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.

2.     Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa bangun malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.

3.     Hindari maksiat, sebab menurut pengalaman Sufyan Ats-Tsauri, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”

4.     Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan qiyamulail. Dengan begitu kita termotivasi untuk melaksanakannya.

5.     Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

6.     Baik juga jika janjian dengan beberapa teman untuk saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone.

7.     Buat kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa keluarga punya program tahajud bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.

8.     Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah dalam beribadah kepadaNya.


Sudah terlalu banyak kesalahan, kealpaan, dan dosa yang menggunung atas nama diri, terkadang diri santai dan masih berlagak seperti orang yang suci, merasa diri yang penuh kehormatan, diri yang jauh dari dosa, diri yang kelak pasti akan diampuniNYA, diri yang akan jauh dari siksa neraka, dst. Kapan lagi diri sadar, isyaf, dan bertaubat, apa  sajakah yang diri tunggu? Sakaratul maut bisa menghampiri diri sewaktu-waktu. Bagaimana diri akan bertaubat pada sang Khaliq???.

Pintu gerbang taubat adalah kesadaran, penyesalan diri atas segala perbuatan yang salah dan mengundang dosa. Setelah sampai pintu gerbang maka diri segera memohon maaf dan ampunan padanya. Shalat Taubat adalah salah satu pilihan bentuk aktifitasnya. Sebuah shalat sunnat yang dilakukan atas nama ikhtiar untuk bertaubat kepada Allah SWT.

Sang kekasih Allah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, seperti yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Abi Dawud dan dihasankan oleh al-Albani dari Ali bin Abi Thalib r.a : Tidaklah seseorang melakukan suatu perbuatan dosa, lalu dia bangun (bangkit) dan bersuci, kemudian mengerjakan shalat, dan setelah itu memohon ampunan kepada Allah, melainkan Allah akan memberikan ampunan kepadanya”. Kemudian Rasulullah SAW membaca ayat : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah – Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. (QS Ali-Imran: 135)

Cara untuk melaksanakan sholat taubat yaitu melakukan sholat dua raka’at pada waktu yang bebas, jadi dilakukan kapanpun,  kecuali pada waktu yang diharamkan untuk melakukan shalat. Dimungkinkan pula jumlah rakaatnya 4 sampai 6, namun tetap dilakukan dua rakaat salam.

Doa untuk melakukan sholat taubat yaitu: Ushallii sunnatat taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa. Yang artinya: “Aku niat shalat sunat taubat dua rakaat karena Allah.”. Doa ini dibaca dalam hati saat melakukan takbiratul ikhrom pada awal sholat. yang terpenting adalah niat hanyalah untuk Allah Ta’ala semata-mata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho Nya.

Shalat taubat hendaknya menjadi pilihan utama ketika seorang muslim merasa melakukan perbuatan dosa, maka bertaubat baginya adalah sebuah kewajiban, dann disunnahkan baginya untuk melakukan shalat taubat. Sesungguhnya berdoa dan memohon ampunan apabila dilakukan setelah suatu perbuatan ketaatan seperti shalat atau membaca al Qur’an maka doanya akan dikabulkan.

Setelah melakukan sholat ini, anda bisa memilih beragam ritual lainnya, seperti membaca wirid, membaca alquran, lalu melengkapinya dengan doa-doa. Salah satu doa khusus yang bisa anda baca adalah: Astagfirullahal azhiim al ladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuraa. Artinya: Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, aku mengaku bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang hidup terus selalu terjaga. Aku memohon taubat kepada-Nya, selaku taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai kekuatan untuk berbuat mudharat ataupun manfaat, untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.



Demikian paparan mengenai sholat taubat ini, semoga kita selalu berada dalam suasana kebatinan yang rendah diri, iman, dan taqwa, dihadapan Sang Khaliq Yang Maha Kuasa. Selalu merasa punya salah dan dosa segunung, dan bertaubat akan jauh lebih baik dari merasa tidak begitu bersalah dan punya dosa, dan lagi tidak melakukan taubat dengan bersungguh-sungguh.